Bahaya oral seks

Bahaya oral seks - Pendapat bahwa oral seks adalah cara paling aman untuk mencegah kehamilan dan tidak berbahaya mulai memudar, Sebuah penelitian dari The John Hopkins University School of Medicine scientists menyebutkan bahwa aktivitas oral seks merupakan salah satu cara berpindahnya human papillomavirus (HPV) yaitu virus penyebab terjadinya kanker servik dari servik ke mulut yang bisa menyebabnya munculnya kanker mulut.

Bahaya oral seks

Sebuah studi juga mengemukakan jumlah penderita kanker mulut setiap tahun nya semakin bertambah selama sepuluh tahun terakhir ini, bahkan melebihi penderita kanker testis dan kanker servik itu sendiri. Rata-rata penderita tersebut adalah mereka yang berusia dibawah 45 tahun dimana aktifitas seksual mereka sedang tinggi karena mulut manusia merupakan organ yang hanya di lapisi jaringan halus dan kurang elastis. Mukosa atau jaringan halus pada mulut mudah sekali terluka dan bukan merupakan benteng yang kokoh terhadap datangnya tamu tak di undang, yakni bakteri dan virus. Disamping itu mulut dan bibir lebih sering mengalami pecah-pecah yang mengundang resiko tertular penyakit melalui oral seks akan lebih mudah dan cepat. Selain penyakit diatas Ada juga beberapa penyakit akibat oral seks diantaranya :

1. Herpes
2. Gonorrhea atau kencing nanah
3. Sifilis atau raja singa
4. Chalmydia
5. Hepatitis
6. Kutil
7. hiv

Cara lainnya untuk mencegah penyakit yang di akibatkan oral seks adalah dengan terlebih dahulu memerikasaan diri dan pasangan ke klinik gigi dan gusi untuk melakukan tes STD atau pengecekan kesehatan mulut untuk memastikan bahwa anda atau pasangan tidak membawa virus HPV. Hal ini terutama dilakukan bagi pasangan yang hendak menikah.

Vaksinasi juga merupakan alternatif pencegahan terjangkitnya virus HPV, namun vaksinasi HPV hanya dilakukan untuk wanita terutama wanita muda, sementara bagi pria hanya bisa melakukan vaksinasi pencegahan kanker servik melalui suntikan yang dilakukan selama 6 bulan dengan biaya yang terbilang mahal.

Tidak yakin dengan riwayat seksual pasangan kadang membuat kita tetap merasa tidak aman melakukan oral seks meski hasil tes menyatakan bahwa anda berdua tidak membawa virus HPV. Untuk itu tidak ada salahnya jika anda memakai pelindung atau kondom saat melakukan oral seks. Meski cara tersebut bukan cara menyenangkan bagi kehidupan seksual anda dan pasangan, namun play safe lebih baik dibanding pengobatan bukan?

Deteksi lebih dini terhadap kanker mulut dapat memperbesar tingkat keberhasilan pengobatan. Waspada jika terjadi luka disekitar membran mulut yang tak kunjung sembuh setelah tiga minggu, atau munculnya benjolan-benjolan kecil disekitar mulut berwarna merah dan putih. Segera hubungi dokter anda secepatnya jika anda mengalami indikasi terjangkitnya kanker pada mulut.
Untuk itu hindarilah seks oral karena sangat banyat bahaya oral seks.

Related Posts: